Buku Esensial bagi yang Baru Memulai Trading

Sebelum mempertaruhkan rupiah pertama dalam sebuah transaksi, ada baiknya menginvestasikan waktu membaca tentang cara kerja pasar dan, yang terpenting, bagaimana pikiran sendiri bereaksi terhadap keuntungan dan kerugian. Ada beberapa buku yang menjadi rujukan di antara trader justru karena membahas kedua sisi ini — teknikal dan psikologis — dengan cara yang tetap relevan bahkan berpuluh tahun setelah ditulis.
Dalam artikel ini Anda akan mengenal beberapa karya ini, juga tersedia dalam bahasa Indonesia, dan memahami apa yang bisa disumbangkan masing-masing bagi yang sedang menyusun basis pengetahuannya.
Reminiscences of a Stock Operator (Edwin Lefèvre)
Diterbitkan pertama kali pada 1923, buku ini menceritakan kisah fiktif seorang trader yang terinspirasi dari perjalanan nyata Jesse Livermore, salah satu spekulan paling dikenal dalam sejarah pasar Amerika. Meski sudah lama, buku ini tetap direkomendasikan karena menggambarkan dengan sangat akurat kesalahan emosional yang berulang di antara trader hingga hari ini: kepercayaan diri berlebihan setelah rangkaian keuntungan, kesulitan menerima kerugian, dan godaan bertransaksi tanpa rencana yang jelas.
Ini bacaan yang lebih naratif dibandingkan teknikal, berguna bagi yang ingin memahami, melalui sebuah kisah, mengapa disiplin dan kesabaran begitu sering muncul dalam nasihat mereka yang sudah lama bertransaksi.
Trading in the Zone (Mark Douglas)
Buku ini hampir sepenuhnya berfokus pada psikologi trading, berargumen bahwa sebagian besar kesulitan yang dihadapi trader bukan berasal dari kurangnya strategi yang baik, melainkan dari kesulitan menjalankan strategi itu secara konsisten, tanpa membiarkan emosi mengganggu setiap transaksi. Mark Douglas membahas cara menghadapi setiap transaksi secara probabilistik — menerima bahwa kerugian adalah bagian dari proses — alih-alih memperlakukan setiap hasil individual sebagai vonis atas kemampuan diri sendiri.
Ini bacaan yang sangat direkomendasikan bagi yang sudah menguji strategi tertentu di atas kertas atau akun demo, dengan hasil baik, tetapi merasa sulit mempertahankan disiplin yang sama saat bertransaksi dengan uang sungguhan.
Technical Analysis of the Financial Markets (John Murphy)
Dianggap banyak orang sebagai rujukan lengkap analisis teknikal, buku ini mencakup mulai dari konsep paling dasar, seperti support, resistance, dan tren, hingga indikator yang lebih rumit dan berbagai gaya grafik. Keunggulannya adalah organisasinya: alih-alih membahas setiap alat secara terpisah, buku ini menghubungkan konsep-konsep tersebut, menunjukkan bagaimana mereka saling melengkapi.
Bagi pemula, tidak perlu membaca seluruh buku sekaligus — ia juga berfungsi baik sebagai materi rujukan, kembali ke bab tertentu sesuai kebutuhan memahami indikator atau pola grafik tertentu.
The Intelligent Investor (Benjamin Graham)
Meski terutama ditujukan untuk investasi jangka panjang pada saham, bukan transaksi jangka pendek, karya klasik Benjamin Graham ini berguna bahkan bagi yang berniat bertransaksi jangka lebih pendek, karena memperkenalkan konsep seperti margin keamanan dan perbedaan antara harga dan nilai sebuah aset — ide yang membantu memahami mengapa harga, dalam jangka pendek, bisa sangat menjauh dari yang disarankan fundamentalnya.
Market Wizards (Jack Schwager)
Karya ini menghimpun wawancara dengan trader dari berbagai gaya dan pasar, menceritakan bagaimana masing-masing membangun cara bertransaksinya sendiri. Nilai buku ini bagi pemula terletak pada menyadari bahwa tidak ada satu jalan benar tunggal: para narasumber menggunakan strategi yang sangat berbeda satu sama lain, tetapi hampir semuanya mengulangi prinsip manajemen risiko dan disiplin yang sama saat menjalankan rencana.
Ini bacaan yang berguna justru bagi yang masih menguji berbagai pendekatan berbeda dan ingin memahami, melalui contoh nyata, bagaimana trader berpengalaman berpikir tentang risiko sebelum berpikir tentang keuntungan.
Cara Memanfaatkan Bacaan Ini dalam Praktik
Membaca tentang pasar tidak menggantikan praktik, tetapi membantu menghindari kesalahan yang banyak orang hanya pelajari dengan melakukannya, dengan kerugian nyata. Cara yang baik memanfaatkan buku-buku ini adalah membaca satu per satu, mencatat poin yang paling masuk akal untuk perilaku Anda sendiri terhadap keuntungan dan kerugian, dan meninjau kembali catatan ini setelah beberapa minggu bertransaksi di akun demo.
Di Astron, seperti platform mana pun, pengetahuan teknikal dan disiplin yang dibangun dari bacaan ini baru menjadi berguna ketika digabungkan dengan rencana trading yang jelas dan manajemen risiko yang ditentukan sebelum setiap transaksi. Tidak ada buku, sebaik apa pun, yang menghilangkan risiko kerugian yang ada pada transaksi apa pun di pasar keuangan.
Berlatih sebelum mengambil risiko. Buat akun Astron dan uji ide Anda di akun demo dengan dana virtual R$ 10.000.
Buat akun gratis